11 Juta Lebih Peserta PBI Dinonaktifkan, 40 Ribu Telah Reaktivasi
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan bahwa dari lebih dari sebelas juta peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan, saat ini sudah ada empat puluh ribu peserta yang telah melakukan reaktivasi.
Selain itu, Badan Pusat Statistik (BPS) juga akan segera melakukan ground check guna memastikan ketepatan data kemiskinan di lapangan.
Pemerintah masih terus melakukan perbaikan imbas penonaktifkan sebelas juta peserta BPJS Kesehatan penerima bantuan iuran tersebut.
Menteri Sosial yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan, dari total sebelas juta data tersebut, empat puluh ribu di antaranya telah aktif kembali, sementara dua ribu peserta lainnya telah beralih ke kepesertaan mandiri.
Gus Ipul menyebut pihaknya bersama BPS akan melakukan ground check secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan data.
Langkah ini dilakukan guna memverifikasi apakah peserta PBI tersebut masih berhak menerima bantuan dari pemerintah atau sudah mengalami peningkatan kesejahteraan sehingga tidak lagi memerlukan subsidi iuran.
Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengerahkan BPS daerah dan mitra statistik untuk mengecek langsung kondisi peserta PBI yang dinonaktifkan.
Menurutnya, proses ground check ini ditargetkan akan rampung dalam waktu dua bulan ke depan agar data nasional kembali valid.
Di sisi lain, pemerintah juga memastikan bahwa pihak rumah sakit tidak diperbolehkan menolak pasien BPJS Kesehatan dengan kepesertaan PBI, meskipun status kepesertaannya dalam keadaan nonaktif saat berobat.
Hal ini dilakukan untuk menjamin hak kesehatan masyarakat tetap terlindungi selama proses pembenahan data berlangsung. (JPM)