9 Juta Orang Diprediksi Mudik Lewat Transportasi Udara
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memprediksikan sekitar sembilan juta pergerakan penumpang akan menggunakan transportasi udara pada periode angkutan Lebaran 2026.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik tersebut, pengelola bandara menyiapkan operasional 37 bandara di seluruh Indonesia serta menurunkan 16 ribu personel layanan.
Pergerakan penumpang arus mudik Lebaran 2026 melalui transportasi udara diprediksi meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
InJourney Airports memperkirakan total pergerakan penumpang selama periode angkutan Lebaran ini akan tersebar di 37 bandara yang mereka kelola di Indonesia.
Untuk mendukung kelancaran layanan, InJourney menyiapkan sekitar 16 ribu personel yang terdiri dari petugas operasional bandara, layanan keamanan, hingga teknisi atau engineering pada berbagai layanan aviasi.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan bahwa jumlah pergerakan penumpang pada musim mudik Lebaran tahun ini diprediksi meningkat sekitar dua persen dibandingkan periode angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, InJourney juga mengerahkan personel tambahan agar total petugas yang disiagakan tetap optimal di angka 16 ribu orang.
Selain menyiapkan sumber daya manusia, InJourney juga mengantisipasi potensi gangguan penerbangan akibat dinamika geopolitik global di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi jadwal penerbangan internasional.