Berita Merger Partai ‘Gerindem’ Resahkan Kader, Aksi Damai Nasdem Kalbar Tuntut Tempo Minta Maaf
DPW Partai Nasdem Kalbar menggelar aksi damai pada Rabu siang (15/4), memprotes pemberitaan media Tempo.
Nasdem Kalbar menuntut Tempo untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka karena pemberitaan soal wacana penggabungan atau merger Partai Gerindra dengan Nasdem (Gerindem) dianggap salah dan membuat resah para kader.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Kalimantan Barat, Idris Maheru, menyebut berita media Tempo soal wacana merger Partai Gerindra dengan Nasdem mengganggu dan membuat resah para kader Nasdem.
Idris menjelaskan bahwa yang pernah diwacanakan Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, adalah political bloc. Menurutnya, hal ini berbeda jauh dengan yang disebut penggabungan atau merger partai.
Nasdem Kalbar menganggap apa yang diungkap Tempo berbeda jauh dengan apa yang dimaksudkan Surya Paloh. Oleh karena itu, Nasdem Kalbar menuntut Tempo untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam aksi damai ini.
Sebelumnya, Pemimpin Redaksi Tempo, Setri Yasra, di Jakarta telah menegaskan bahwa materi pemberitaan yang membuat kader Nasdem resah adalah produk jurnalistik yang melalui proses verifikasi, akuntabel, dan sesuai Kode Etik Jurnalistik. Tempo pun membuka ruang bagi Nasdem untuk memberikan hak jawab atau klarifikasi.