BGN Targetkan 8.000 Unit SPPG di Kawasan 3T
Badan Gizi Nasional atau BGN mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Ditargetkan pada tahun 2026, jumlah dapur gizi di daerah perbatasan ini mencapai lebih dari delapan ribu unit.
Badan Gizi Nasional atau BGN terus mempercepat pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Dari target delapan ribu dua ratus SPPG di daerah 3T, baru sekitar seratus sembilan puluh unit yang akan selesai pada akhir tahun ini.
Meski demikian, Badan Gizi Nasional optimistis pembangunan dapat berlangsung lebih cepat seiring dengan rampungnya proses seleksi pegawai pada Februari mendatang.
Selain itu, secara nasional BGN menargetkan total tiga puluh dua hingga tiga puluh tiga ribu SPPG pada tahun depan, yang terdiri dari lebih dari dua puluh lima ribu unit di daerah aglomerasi dan sekitar delapan ribu unit di daerah terpencil.
Jumlah ini diperlukan untuk melayani 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Selain itu, BGN juga tengah mempercepat kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS bagi dapur gizi. (AGS)