Di Bangun Dalam Sebuah Gua, Eksotisme Masjid Perut Bumi Tarik Perhatian Ribuan Pengunjung
Masjid pada umumnya didirikan di atas permukaan tanah. Namun, di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sebuah masjid unik dibangun di dalam perut bumi dengan kedalaman kurang lebih dua puluh meter.
Masjid Ashabul Kahfi ini menawarkan bentuk dan keindahan arsitektur yang tak biasa, menjadikannya salah satu ikon wisata religi di tanah Jawa.
Sebuah masjid di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi destinasi wisata religi favorit lantaran lokasi pembangunannya yang unik.
Jika biasanya bangunan masjid berada di atas permukaan tanah, Masjid Ashabul Kahfi justru dibangun di dalam sebuah gua alam.
Terletak di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, masjid ini juga dikenal luas dengan sebutan Masjid Perut Bumi.
Sesuai namanya, seluruh bangunan utama masjid berada sekitar dua puluh meter di bawah permukaan tanah.
Meski terletak di dalam gua, pengunjung tidak perlu khawatir akan potensi bangunan ambrol atau longsor, pasalnya dinding dan atap gua telah diperkuat dengan struktur beton yang kokoh untuk menjamin keamanan para jemaah.
Untuk menghilangkan kesan seram di dalam gua, pengelola memasang sejumlah lampu warna-warni pada setiap sudut dan atap gua.
Selain itu, kaligrafi indah dan hiasan batu marmer juga dipasang untuk menambah estetika interior, menciptakan perpaduan antara keindahan alam gua dengan seni religius yang menawan.
Eksotisme Masjid Perut Bumi menarik banyak pengunjung, terutama saat masa liburan atau musim mudik Lebaran.
Indahnya pemandangan bawah tanah ini sering kali menjadi sarana pelepas penat dan lelah bagi pemudik setelah menempuh perjalanan panjang.
Namun, pada musim penghujan, masjid ini terkadang tidak dapat digunakan secara optimal karena adanya resapan air dari bagian atas gua.
Masjid Perut Bumi mulai dibangun pada tahun 2002 silam. Sebelum dialihfungsikan menjadi tempat ibadah yang megah, gua alam ini dulunya hanyalah lokasi pembuangan sampah warga sekitar.
Berkat daya tariknya, pengunjung yang datang kini mencapai ribuan orang dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Banten, Madura, hingga Sumatera.
Jika Anda sedang melakukan perjalanan mudik melintasi jalur Pantura Tuban, tidak ada salahnya untuk singgah sejenak di Masjid Perut Bumi.
Pengurus masjid tidak memberlakukan tiket masuk khusus, di mana pengunjung hanya dikenakan biaya parkir kendaraan serta sukarela mengisi kotak amal untuk pemeliharaan masjid.