Enam Ribu Pelari dari Dalam dan Luar Negeri Banjiri PCR 2026
Enam ribu pelari dari dalam hingga luar negeri membanjiri Kota Pontianak dalam ajang Pontianak City Run 2026.
Tak hanya menjadi pesta olahraga, ajang lari tahunan ini juga terbukti menjadi mesin penggerak pariwisata dan ekonomi daerah yang signifikan.
Sejak pagi hari, ribuan pelari Pontianak City Run 2026 telah memadati kawasan start dan finish di pusat Kota Pontianak.
Mengenakan jersey berwarna merah-emas, para peserta tampak antusias membawa semangat sportivitas. Peserta yang hadir tidak hanya datang dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, tetapi juga dari kota-kota besar di Indonesia hingga mancanegara seperti Malaysia, Belanda, Jepang, dan Kenya.
Ajang lari tahunan ini mempertandingkan empat kategori utama, yakni Full Marathon (42 kilometer), Half Marathon (21 kilometer), serta kategori 10 kilometer dan 5 kilometer.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan bagi komunitas pelari lintas negara sekaligus sarana promosi wisata yang efektif bagi Kota Khatulistiwa.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut bahwa kehadiran ribuan peserta ini berdampak langsung pada sektor perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal.
Karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga suasana kota tetap kondusif, mengingat event ini berlangsung beriringan dengan rangkaian perayaan Imlek, Cap Go Meh, serta menjelang bulan suci Ramadan.
CEO Sporta Indonesia, Ongky Lesmana, menambahkan bahwa minat peserta yang datang dari Jakarta, Surabaya, Makassar, hingga Bali menunjukkan bahwa Pontianak memiliki potensi besar sebagai destinasi sport tourism.
Penyelenggara berharap Pontianak City Run dapat terus digelar secara berkelanjutan dengan konsep yang lebih besar dan kolaboratif di masa mendatang. (END)