Festival Musik Bangun Sahur Akan Jadi Event Wisata Setiap Ramadan
Festival Musik Bangun Sahur ke-4 berlangsung sukses dan meriah di halaman Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Kota Pontianak.
Kolaborasi dengan berbagai pihak akan terus ditingkatkan agar kegiatan ini dapat menjadi agenda tetap Pemerintah Kota Pontianak setiap bulan Ramadan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh kelompok Majelis Al Hijrah Beting bersama pengurus Masjid Jami ini telah berlangsung sejak 21 Februari 2026 dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ketua Panitia, Agus Sugianto, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.
Agus menyebutkan bahwa pihaknya siap melakukan evaluasi demi mendukung penyelenggaraan yang lebih meriah di masa mendatang. Selain itu, panitia berencana berkolaborasi dengan kecamatan lain di Kota Pontianak guna menambah keterwakilan dan jumlah peserta.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kota Pontianak melalui Kepala Disporapar, Syarif Rizal Almutahar. Ia memuji kelancaran acara hingga malam puncak penyelenggaraan. Rizal menambahkan, meski festival ini sudah masuk dalam agenda Disporapar, ia berharap penyelenggara dapat terus meningkatkan kualitas pengemasan acara serta membangun komunikasi aktif dengan seluruh kecamatan untuk keberlanjutan festival di tahun-tahun mendatang.
Festival Musik Bangun Sahur diadakan setiap minggu selama bulan Ramadan, dimulai pukul 22.00 WIB hingga menjelang waktu subuh, dengan total hadiah mencapai puluhan juta rupiah. Penilaian pemenang didasarkan pada penampilan di atas panggung serta performa saat pawai keliling wilayah Kampung Dalam Bugis hingga Tanjung Raya.
Berdasarkan keputusan juri, kelompok Betuah Raye ditetapkan sebagai Juara Pertama, menyisihkan Manzil Kabir di posisi kedua dan Beting Laot di posisi ketiga. Sementara itu, gelar Juara Harapan Pertama diraih oleh kelompok Baladewa, disusul Dabo Ribo sebagai Juara Harapan Kedua.