FMIPA Untan Pasang Alat Pemantau Karhutla di Ketapang, Wabup Jamhuri Dukung Pengembangan Lebih Luas
Tim peneliti FMIPA Universitas Tanjungpura memasang alat infrastruktur cerdas pemantau karhutla di Kabupaten Ketapang.
Pemkab Ketapang pun mengapresiasi inovasi tersebut dan siap berkolaborasi untuk memperbanyak titik deteksi di setiap kecamatan.
Upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat terus ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi.
Tim peneliti kolaboratif dari FMIPA Untan memasang alat pemantau karhutla di Desa Tanjung Baik Budi, Kabupaten Ketapang.
Kabupaten Ketapang menjadi lokasi ke-7 sekaligus penutup dari rangkaian pemasangan alat pemantau karhutla di 6 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Setelah terpasang, data kondisi cuaca dan potensi api dapat diakses secara real-time melalui situs siagaapi.cloud sebagai acuan kesiapsiagaan masyarakat dan pemangku kebijakan.
Pemerintah Kabupaten Ketapang menyambut positif inovasi tersebut. Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, menegaskan pihaknya siap berkolaborasi untuk mengembangkan serta memperbanyak titik deteksi api hingga tersebar di 20 kecamatan se-Kabupaten Ketapang.
Pengembangan alat pemantau karhutla ini akan terus dilakukan oleh tim FMIPA Untan hingga tahun 2027 guna memastikan efektivitas mitigasi bencana di Kalimantan Barat.