Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Mandi Kembang, Dikeroyok Warga Tak Melawan Pakai Jurus Silat
Seorang guru silat di Banten nyaris “bonyok” dikeroyok warga. Amukan warga tak mampu dilawannya dengan menggunakan jurus silat sebagaimana yang diajarkannya.
Ia dihajar karena mencabuli lima orang muridnya saat mandi kembang tujuh rupa dengan dalih untuk pembersihan jiwa.
Sebelum diamankan, pelaku sempat ingin melarikan diri, namun berhasil dicegah oleh warga. Pelaku sempat nyaris “bonyok” akibat dikeroyok warga tanpa perlawanan dengan menggunakan ilmu silat sebagaimana yang diajarkannya.
Beruntung anggota TNI berhasil melerai dan mengamankan pelaku yang dianggap warga sebagai guru silat cabul ini ke Polda Banten.
Menurut Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol. Maruli Hutapea, pelecehan seksual yang dilakukan guru silat terhadap lima orang muridnya dilakukan sejak bulan Mei 2025 lalu.
Modusnya adalah mengiming-imingi ilmu silat tingkat tinggi dengan cara mandi kembang tujuh rupa dengan dalih untuk membersihkan jiwa murid.
Namun, saat ritual mandi kembang berlangsung, sang guru malah melampiaskan nafsu untuk meraba-raba bahkan sampai menyetubuhi murid-muridnya sebanyak lima orang.
Salah seorang dari korban pun langsung melaporkan kejadian itu pada warga, lalu kemudian warga menghajar pelaku.