Indonesia–Inggris Perkuat Kemitraan Strategis Diberbagai Sektor
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen memperkuat kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris.
Komitmen ini disampaikan setelah Presiden melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris, yang membahas arah kerja sama jangka panjang antara kedua negara.
Usai bertemu Perdana Menteri Inggris di Tenth Downing Street, London, Presiden Prabowo memandang Inggris sebagai mitra strategis yang memiliki keunggulan di bidang teknologi maju dan kekuatan sektor keuangan.
Menurut Presiden, potensi ini dinilai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional, khususnya dalam mendorong investasi asing dan transfer teknologi ke dalam negeri. Dalam kerja sama tersebut, Inggris juga menyatakan minatnya untuk berinvestasi di berbagai sektor strategis di Indonesia.
Pemerintah berharap investasi yang masuk tidak hanya memberikan nilai ekonomi, namun juga mendukung peningkatan kapasitas industri nasional.
Salah satu bidang yang menjadi perhatian khusus adalah sektor maritim. Presiden menyebut kerja sama dengan Inggris akan mendukung rencana pembangunan seribu lima ratus kapal ikan.
Program ini diharapkan mampu mendorong investasi besar-besaran di sektor perikanan, sekaligus memperbaiki kondisi dan kualitas hidup masyarakat nelayan.
Pemerintah juga menargetkan peningkatan konsumsi protein masyarakat yang saat ini dinilai masih relatif rendah.
Dengan potensi laut yang mencapai tiga per empat wilayah Indonesia, sektor maritim dianggap memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain di bidang ekonomi dan maritim, kerja sama juga diarahkan ke sektor pendidikan. Presiden menyampaikan Pemerintah Indonesia terus mendorong kolaborasi dengan universitas-universitas terkemuka di Inggris.
Kerja sama ini meliputi bidang digital dan teknologi sebagai upaya mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Lebih dari itu, Presiden menegaskan kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan global. (TIM)