Inflasi Kabupaten Sanggau Terkendali di Angka 1,19 Persen di Tengah Gejolak Kurs Rupiah
Di tengah gejolak ekonomi global dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, angka inflasi di Kabupaten Sanggau tercatat masih terkendali di angka 1,19 persen.
Meski lebih rendah dari rata-rata nasional, Pemerintah Kabupaten Sanggau tetap mewaspadai kenaikan harga barang impor serta dampak geopolitik dunia yang dapat mengganggu daya beli masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau, Aswin Khatib, menyampaikan bahwa inflasi di Kabupaten Sanggau pada minggu terakhir ini berada di level 1,19 persen.
Data tersebut dipaparkan usai menghadiri rapat koordinasi inflasi daerah di Ruang Sabang Merah, Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau, pada Senin kemarin.
Meski angka inflasi di Bumi Daranante ini dinilai masih terkendali jika dibandingkan dengan angka nasional, namun Pemkab Sanggau memberikan perhatian serius pada melemahnya nilai tukar rupiah yang kini menyentuh angka tujuh belas ribu rupiah per dolar AS.
Kondisi ini berdampak langsung pada kenaikan harga barang-barang konsumsi yang berbasis impor. Selain itu, ketidakstabilan geopolitik dunia akibat konflik Iran dan Israel juga dikhawatirkan akan terus menekan perekonomian daerah.
Pemerintah Kabupaten Sanggau berharap adanya solusi cepat dari pemerintah pusat guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pengawasan pasar akan terus ditingkatkan guna memastikan rantai pasokan tetap aman, sehingga ketidakstabilan ekonomi global tidak terlalu membebanimasyarakat di daerah.