Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Penjualan Baju Muslim di Tanah Abang Meningkat
Jelang Hari Raya Idulfitri, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai dipadati para pengunjung untuk berburu baju muslim.
Hal ini membuat penjualan busana muslim di pusat grosir tekstil terbesar di Asia Tenggara tersebut mengalami peningkatan signifikan.
Aktivitas jual beli di Pasar Tanah Abang mulai meningkat sejak pagi hari. Lorong-lorong pasar dipadati pembeli yang datang dari berbagai daerah. Para pembeli tampak memilih beragam busana muslim, mulai dari gamis, koko, hingga perlengkapan anak-anak dengan berbagai model dan warna.
Penjual baju muslim di Tanah Abang mengaku baju koko dengan model simpel tanpa banyak motif, gamis model Melayu, serta model tunik “Kembang Desa” menjadi produk yang paling banyak dicari oleh pembeli. Busana muslim yang dijual di Pasar Tanah Abang dibanderol dengan harga bervariasi, mulai dari 100 ribu hingga 300 ribu rupiah, tergantung model dan bahannya.
Kutipan Pedagang (Sdr. X): “Kalau saya jual baju anak ya, kebanyakan kemeja koko. Kalau eceran kita jual dari 150 ribu, grosiran 135 ribu untuk ukuran besar. Yang kecil lebih murah lagi, grosirnya 125 ribu.”
Momen jelang Idulfitri menjadi waktu yang paling dinanti oleh para pedagang di Pasar Tanah Abang. Mereka mengaku omzet penjualan meningkat tajam dibandingkan hari biasa maupun periode yang sama pada tahun lalu.
Kutipan Pedagang (Sdr. Y): “Lumayanlah, Bang. Kemarin penuh ini, sekarang stok tinggal sedikit. Lumayan kalau sudah masuk Lebaran omzet sudah mulai naik. Dibanding tahun lalu, hampir sama sih, tapi agak ramaian tahun sekarang.”
Para pedagang berharap tren peningkatan penjualan ini terus berlanjut hingga malam takbiran, sehingga perputaran ekonomi di pasar kembali menggeliat dan memberikan berkah bagi para pelaku usaha.