Jenazah Korban Pesawat ATR 42-500 Tiba di RS Bhayangkara
Satu jenazah korban pesawat ATR 42-500 tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar dengan diantar mobil ambulans.
Usai diserahkan Tim SAR, Tim DVI RS Bhayangkara Makassar akan melakukan identifikasi identitas korban dengan mencocokkan data dan DNA yang diambil dari keluarga.
Satu jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung tiba di RS Bhayangkara Makassar pada Selasa malam pukul 22.40 Waktu Indonesia Tengah. Jenazah diserahkan langsung oleh Tim SAR gabungan kepada Biddokkes Polda Sulsel.
Korban yang pertama tiba di RS Bhayangkara ini berjenis kelamin perempuan. Kepala Biro Kedokteran Kepolisian Mabes Polri, Brigjen Nyoman Eddy menegaskan Tim DVI RS Bhayangkara Makassar akan melakukan identifikasi identitas korban dengan mencocokkan data dan DNA yang diambil dari keluarga.
Pemeriksaan data dilakukan untuk memastikan identitas korban karena ada dua korban berjenis kelamin perempuan dalam jatuhnya pesawat ATR 42-500.
Jenazah korban yang diserahkan ke RS Bhayangkara ditemukan pada Senin, 19 Januari 2026 melalui pencarian di kedalaman 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.
Korban merupakan korban kedua yang ditemukan oleh Tim SAR. Evakuasi korban terkendala medan dan cuaca di lokasi kejadian. Tim SAR gabungan masih terus mencari korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 pada Sabtu, 17 Januari 2026 lalu. Total ada 10 penumpang dalam pesawat yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan itu. (TIM)