Kader PKB Bupati Cilacap Terjari OTT KPK, Ketum PKB Cak Imin Merasa Prihatin
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, mengaku prihatin dan tidak menyangka jika kadernya yang juga merupakan Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Penangkapan ini menjadi sorotan tajam di tengah persiapan menyambut hari raya Idulfitri.
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, pun memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala daerah dari PKB agar tetap waspada dan tidak terjebak dalam praktik korupsi.
Cak Imin menegaskan bahwa partai menghormati sepenuhnya seluruh proses hukum yang tengah berjalan di KPK dan tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang merugikan rakyat.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, atas dugaan tindak pidana korupsi.
KPK sendiri telah menetapkan Syamsul Auliya Rachman sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengumpulan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri tahun 2026.
Kasus ini mencoreng citra birokrasi di daerah, terutama karena terjadi di momen sakral menjelang lebaran.
KPK kini tengah melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat dalam aliran dana pemerasan tersebut guna menuntaskan perkara ini secara transparan dan berkeadilan.