Kapolri Selidiki Kematian Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan kematian pengemudi ojek online Afan Kurniawan yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob akan diusut tuntas.
Kini, tujuh anggota Brimob telah diamankan untuk dimintai pertanggungjawaban.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan kematian pengemudi ojek online yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob akan diusut hingga tuntas.
Sejak tadi malam, tujuh anggota Brimob yang terlibat dalam insiden telah diamankan ke Markas Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat.
Hal tersebut ia katakan usai menemui keluarga korban di kamar jenazah RSCM pada Jumat dini hari. Menurut Kapolri, pihaknya tidak akan pandang bulu dalam penegakan hukum, sekalipun ada anggotanya yang terlibat.
Terlebih, pihak keluarga korban meminta agar Polri mengusut tuntas dan menghukum para pelakunya.
Jenderal Sigit memastikan akan mengevaluasi jajarannya terkait insiden ini. Proses perbaikan penanganan setiap aksi unjuk rasa akan dibahas dan ditangani sehingga bisa terkelola dengan baik.
Sementara itu, ketujuh oknum Brimob yang diamankan di Markas Brimob Kwitang berinisial Kompol CB, Aipda M, Bripka R, Briptu G, Bripda M, dan dua Bharada berinisial Y dan G.
Sebelumnya, seorang pengemudi ojek online bernama Afan Kurniawan tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat mengikuti unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden ini memancing amarah rekan-rekan korban dan warga yang kemudian melakukan aksi protes hingga dini hari tadi. (FZR)