Kasad Sebut Ada Upaya Sabotase Jembatan Bailey
TNI Angkatan Darat menuding ada pihak yang berupaya merusak jembatan Bailey yang dibangun pemerintah di daerah terdampak bencana di Sumatra.
TNI menemukan adanya upaya perusakan dengan melepaskan baut yang terpasang di jembatan Bailey.
Dalam keterangan pers di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengungkapkan kegeramannya terkait dugaan pencurian baut jembatan Bailey yang dibangun di Aceh. Maruli menuding pencopotan baut jembatan sebagai tindakan sabotase.
Dalam foto yang ditunjukkan Kasad, pencurian baut terjadi di jembatan Bailey yang berlokasi di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.
Maruli menyebut pencopotan baut ini mengorbankan masyarakat. Pasalnya, keberadaan jembatan sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga dan penyaluran bantuan.
Jembatan Bailey di Teupin Mane mulai dioperasikan pada 18 Desember lalu. Jembatan Bailey ini menjadi jembatan sementara untuk menghubungkan akses antardaerah yang terputus akibat bencana banjir dan longsor yang menerjang Aceh akhir November lalu.
Saat ini, 12 jembatan Bailey telah terpasang di lokasi terdampak bencana. Sementara enam jembatan masih dalam proses pemasangan dan 14 jembatan lainnya dalam perjalanan menuju lokasi bencana. (PTR)