Kemarau Panjang Tiga Bulan, Masyarakat Dayak Hibun Gelar Ritual Adat Bapinta Minta Hujan
Menyikapi kondisi kemarau panjang yang telah berlangsung hampir 3 bulan, masyarakat Dayak Hibun bersama DAD Kota Pontianak menggelar Ritual Adat Bapinta di Betang Sutoyo.
Prosesi doa adat memohon turunnya hujan ini dipimpin oleh Damang F. Murjadi Dawe sebagai ikhtiar kearifan lokal menghadapi krisis kekeringan.
Ritual sakral ini diikuti fungsionaris adat dari 6 kecamatan, Forkopimda, serta DAD Kalimantan Barat.
Selain sebagai bentuk doa kepada Sang Pencipta, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian terhadap kesehatan dan sektor pertanian warga.
DAD Kalbar turut mengimbau DAD se-Kalimantan Barat untuk menggelar kegiatan serupa sesuai kearifan lokal masing-masing.
Warga berharap hujan segera turun agar kondisi kemarau dan kabut asap bisa segera berakhir.