Kemendag dan PLN Resmikan 3 SPKLU Dorong Energi Lebih Bersih
Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lingkungan Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, pada Kamis siang.
Fasilitas ini dihadirkan sebagai upaya mendorong pemanfaatan kendaraan listrik di kalangan pegawai, sekaligus memperkuat ekosistem energi bersih di lingkungan pemerintahan.
Peresmian SPKLU ini dilakukan bersama Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dan Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri di kantor Kementerian Perdagangan. Budi menjelaskan bahwa saat ini sekitar 15% pegawai di lingkungan Kemendag telah menggunakan kendaraan listrik. Karena itu, keberadaan fasilitas pengisian daya dinilai menjadi kebutuhan penting guna mendukung mobilitas para pegawai.
Selain itu, kehadiran SPKLU kali ini bertujuan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di lingkungan kementerian, serta dapat dimanfaatkan juga oleh masyarakat umum. Menurut Budi, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik diharapkan terus berlanjut seiring ketersediaan infrastruktur pengisian yang semakin memadai.
Sementara itu, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa pembangunan SPKLU di lingkungan Kemendag merupakan bagian dari langkah percepatan transisi energi di sektor transportasi. Darmawan menjelaskan kendaraan listrik memiliki tingkat efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM).
Ia mencontohkan, kendaraan BBM memerlukan biaya 13.000 rupiah untuk menempuh jarak 10 kilometer. Sementara itu, kendaraan listrik hanya memerlukan $1,5$ kWh (kilowatt-hour) atau menelan biaya hanya 2.600 rupiah untuk jarak yang sama. Darmawan berharap kerja sama infrastruktur serupa bisa diterapkan juga di kementerian atau lembaga lainnya untuk mempercepat visi energi bersih yang dicanangkan oleh pemerintah.