Kementrans Gandeng 10 PTN Kembangkan Kawasan Transmigran
Kementerian Transmigrasi menargetkan program Transmigrasi Patriot yang akan diikuti hingga seribu lima ratus peserta dari 10 universitas negeri.
Peserta akan diterjunkan ke lebih dari 150 kawasan transmigrasi di Indonesia guna pengembangan potensi ekonomi lokal.
Kementerian Transmigrasi menggandeng 10 universitas negeri di Indonesia untuk program Transmigrasi Patriot. Program yang bertujuan untuk keberlanjutan dan pengembangan kawasan transmigrasi ini ditargetkan diikuti hingga seribu lima ratus peserta.
Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman menyebut program Transmigrasi Patriot akan dibagi menjadi dua program besar. Kedua program tersebut yakni Ekspedisi Patriot dan Beasiswa Patriot.
Kementerian Transmigrasi akan menerjukan peserta yang merupakan mahasiswa hingga akademisi untuk melakukan pengabdian masyarakat di kawasan transmigrasi.
Iftitah Sulaiman mengungkapkan peserta akan diterjunkan ke 154 kawasan transmigrasi yang akan menyasar ke berbagai aspek seperti industrialisasi, pertanian, peternakan, dan perikanan maritim.
Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, wilayah Papua menjadi salah satu fokus program Transmigrasi Patriot. Hal ini pun mendapat tanggapan positif dari Komite Eksekutif Pembangunan Otonomi Khusus Papua.
Program Transmigrasi Patriot akan diprioritaskan di sejumlah kawasan strategis. Beberapa kawasan yang akan dikembangkan yakni Kawasan Transmigrasi Barelang Kepulauan Riau, Kawasan Transmigrasi Kalukku Sulawesi Barat, serta Kawasan Transmigrasi Salor Papua Selatan. (PTR)