Kenang Jasa dan Teladani Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA
Ratusan warga menghadiri Haul Akbar ke-46 Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA di Gang Al Falah, Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, Minggu pagi.
Haul ini bertujuan mengenang jasa dan meneladani Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA, yang berjuang mempersatukan umat sejak zaman penjajahan.
Dalam rangka mengenang perjuangan ulama saleh, Masjid Agung Al-Falah Pontianak menggelar Haul Akbar ke-46 Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA.
Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA merupakan salah satu ulama karismatik yang menyebarkan dakwah Islam di Kalimantan Barat.
Beliau dikabarkan pernah dipercaya menjadi Ketua Nahdlatul Ulama (NU) di Kalbar pada masa penjajahan Belanda sekitar tahun 70-an. Namun, karena diincar oleh penjajah, beliau terpaksa mengubah namanya menjadi Ustadz Muchlis.
Selain aktif di organisasi, Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA juga dikenal sebagai ulama yang menyebarluaskan dakwah melalui Shalawat Dalail Al-Khairat, yang kini telah diikuti oleh banyak orang dari berbagai kalangan dan wilayah.
Rangkaian Acara dan Pesan Dakwah
Ketua Masjid Agung Al-Falah, Kiyai Haji Ahmad Fauzi, menyebut pada Haul ke-46 ini ada beberapa rangkaian kegiatan, mulai dari:
• Ziarah makam Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA di Masjid Al Ma’idah, Gang Selamat 1, Sungai Jawi Dalam.
• Acara shalawat, tahlil, dan ngaji bersama.
Dengan pelaksanaan haul ini, diharapkan masyarakat dapat mencontoh jejak beliau, yang ingin mempersatukan sesama serta menjaga moral dan etika sesuai ajaran agama.
Beliau juga menjelaskan bahwa pesan dalam dakwah Hadrarussyaikh KH. Abdussyukur Badri RA adalah bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan umat, hal yang dilakukan sejak zaman penjajah Belanda hingga dakwahnya sampai di Pontianak.
Selain itu, keinginan besar beliau adalah untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak hanya aktif di bidang agama, tetapi juga di bidang sosial lainnya. (END)