Ketinggian Air Sempat Mencapai Atap Rumah Warga di Air Besar
Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Meski menurut BPBD setempat kondisi di daerah hulu sudah relatif aman, pemantauan tetap dilakukan, terutama di wilayah Kecamatan Ngabang dan kecamatan lain yang terdampak.
Banjir sempat merendam permukiman warga di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak. Video amatir warga menunjukkan bahwa ketinggian air bahkan sempat mencapai hampir satu atap rumah pada Sabtu siang, 10 Januari kemarin.
Namun menurut informasi terkini, pada Senin siang kondisi banjir di wilayah ini sudah berangsur surut.
Sebelumnya, banjir juga melanda sejumlah kecamatan di wilayah hulu, seperti Air Besar, Banyuke Hulu, Meranti, dan Menyuke. Dari hasil pemantauan, pihak BPBD menyebut debit air di wilayah hulu tidak lagi mengalami peningkatan signifikan.
Sejumlah daerah seperti Serimbu, Karangan Mempawah Hulu, dan wilayah lainnya yang terdampak saat ini sudah dalam kondisi aman.
Meski demikian, BPBD masih mewaspadai pergerakan air di wilayah Kota Ngabang karena aliran air dari hulu cukup cepat dan berisiko menyebabkan genangan baru.
Banjir juga dirasakan warga Dusun Raiy, Desa Raja, Kecamatan Ngabang. Air mulai memasuki permukiman warga sejak Minggu dini hari kemarin. Banjir memaksa warga menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah.
BPBD Kabupaten Landak mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya. Pemerintah daerah memastikan akan terus melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan demi keselamatan warga. (DRI)