Komitmen Lingkungan! Pemkab Landak Intensifkan IPAL Dapur SPPG
Pemerintah Kabupaten Landak mulai mengintensifkan penataan sistem sanitasi di fasilitas publik. Pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dapur di SPPG menjadi prioritas demi menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Sosialisasi program ini digelar di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Jumat siang.
Suasana Aula Besar Kantor Bupati Landak di Ngabang, Jumat siang, dipenuhi para perangkat daerah dan mitra SPPG. Pemerintah Kabupaten Landak melalui Wakil Bupati, Erani, resmi membuka sosialisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL dapur MBG.
Pembangunan IPAL ini menjadi langkah strategis Pemda untuk menertibkan sistem pembuangan limbah dapur skala besar yang dinilai berisiko mencemari air tanah jika tidak dikelola sesuai standar teknis. Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah juga menghadirkan mitra berpengalaman di bidang pengelolaan air limbah guna memberikan pemahaman teknis serta mendorong komitmen bersama.
Pembangunan IPAL dapur SPPG diharapkan menjadi standar baru pengelolaan limbah domestik di fasilitas publik di Kabupaten Landak. Pemerintah menegaskan bahwa pengawasan sanitasi akan diperketat demi menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Tadi baru saja kita membuka sosialisasi instalasi pengelolaan limbah terkait MBG. Ini merupakan ketentuan yang harus kita patuhi bersama. Mungkin selama ini belum tersosialisasi dengan baik, sehingga masih ada dapur MBG yang belum memiliki IPAL. Hari ini semua pihak kita undang, termasuk mitra yang berpengalaman dalam penanganan instalasi pengelolaan air limbah. Kita minta komitmem bersama agar kesepakatan ini dilaksanakan dengan baik, demi kepentingan dan kesehatan lingkungan kita.”
Pemerintah Kabupaten Landak akan menindaklanjuti hasil sosialisasi ini dengan peninjauan lapangan dan penentuan titik koordinat pembangunan IPAL. Diharapkan, langkah ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Landak.