KSAL Benarkan 23 Prajurit Marinir Jadi Korban Tanah Longsor di Soreang
Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, membenarkan kabar 23 prajurit Marinir yang menjadi korban dari bencana tanah longsor yang melanda Desa Soreang, Bandung Barat, Jawa Barat. Senin siang, Ali menyebut pihaknya telah berhasil mengevakuasi empat prajurit dalam keadaan meninggal dunia.
TNI Angkatan Laut buka suara terkait kabar adanya prajurit Marinir yang menjadi korban atas terjadinya bencana tanah longsor di Soreang, Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, Senin siang menyampaikan bahwa dari total 23 prajurit yang terkena musibah, saat ini yang sudah berhasil ditemukan baru empat personel dalam keadaan meninggal dunia.
Pihaknya belum dapat menggunakan alat berat untuk proses evakuasi karena cuaca yang belum mendukung serta jalan yang tidak memadai. Namun, Ali mengatakan pihaknya tetap melakukan proses evakuasi menggunakan teknologi seperti drone dan drone termal maupun anjing pelacak.
Ali menegaskan bahwa prajurit Marinir yang berada di sana yakni dalam proses pelatihan untuk dikirim ke pengamanan perbatasan. Mengingat hujan yang terjadi dua malam, sehingga terjadilah tanah longsor yang menimpa desa tersebut. (FZR)