Libur Isra Miraj, Pengguna Whoos Melonjak 22 Ribu Penumpang
Libur panjang Isra Miraj dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta cepat Whoosh.
PT Kereta Cepat Indonesia China atau KCIC mencatat lonjakan penumpang sejak awal masa libur nasional tersebut.
Hingga Jumat siang, sekitar 15 ribu tiket kereta cepat Whoosh telah terjual ke berbagai tujuan, diperkirakan hari ini penumpang menggunakan Whoosh akan mencapai lebih dari 22 ribu penumpang.
PT Kereta Api Cepat Indonesia China atau KCIC mencatat lonjakan penumpang di momen libur panjang Isra Mikraj pada hari ini. Dari Stasiun Halim sendiri, tiket keberangkatan pada rentang waktu pukul 07.00 hingga 12.25 Waktu Indonesia Barat tercatat telah habis terjual.
Sementara untuk perjalanan hingga sore hari, tingkat keterisian tempat duduk atau okupansi telah mencapai sekitar 70 persen per kereta dan terus meningkat.
Tercatat hingga siang ini penumpang yang berangkat dari Stasiun Halim telah mencapai 15 ribu penumpang, dan diprediksi hari ini akan lebih dari 22 ribu penumpang akan berangkat melalui Stasiun Halim.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyampaikan, tingginya antusiasme masyarakat terhadap Whoosh dipengaruhi oleh kemudahan akses, kecepatan perjalanan, serta adanya promo tarif pada momen libur nasional.
Eva menambahkan promo Isra Mikraj 2026 menawarkan tarif mulai dari 200 ribu rupiah untuk relasi Bandung–Jakarta, dan 225 ribu rupiah untuk relasi Jakarta–Bandung. Tarif ini lebih hemat hingga 43 persen dibandingkan tarif normal.
Promo berlaku untuk periode perjalanan 16 hingga 18 Januari 2026, dengan total 47 perjalanan Whoosh kelas premium ekonomi. KCIC mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian tiket secara online guna memastikan ketersediaan tempat duduk.
Sejak dibuka pada 14 Januari 2026, penjualan tiket promo telah mencapai sekitar 4 ribu tiket, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga akhir masa libur.
Sebelumnya, pada Kamis 15 Januari 2026, KCIC juga mencatat penjualan tiket Whoosh mencapai 20.865 tiket ke berbagai tujuan. Penumpang didominasi oleh masyarakat yang berlibur ke Padalarang dan Bandung, dengan keberangkatan terbanyak berasal dari Stasiun Halim. (fZR)