Mahasiswa Protes Pemblokiran Rekening Kampus
Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra berunjuk rasa di kantor pusat Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra di Kota Kendari.
Aksi ini merupakan buntut pemblokiran rekening Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara yang dinilai menghambat aktivitas akademik kampus.
Puluhan mahasiswa Universitas Sulawesi Tenggara atau Unsultra menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat Bank Sultra di Jalan H. Abdullah Silondae, Kota Kendari.
Aksi ini dipicu oleh pemblokiran rekening Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara yang dilakukan pihak Bank Sultra. Mahasiswa menilai pemblokiran tersebut menghambat sejumlah kegiatan akademik yang memerlukan dukungan anggaran.
Aksi sempat diwarnai saling dorong antara mahasiswa dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja saat massa berupaya membakar ban bekas. Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Unsultra, Fikran, menyebut pemblokiran rekening tersebut sangat merugikan civitas akademika.
Menurutnya, sejumlah kegiatan kampus terpaksa terhenti akibat tidak dapat diaksesnya dana yayasan.
Di balik pemblokiran rekening ini, mahasiswa juga menduga adanya keterlibatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dugaan ini muncul setelah mahasiswa menemukan surat resmi berkop Pemprov Sultra yang berisi permohonan pembekuan rekening yayasan. Surat tersebut diketahui juga ditujukan kepada dua bank lain, yaitu Bank BNI dan Bank BTN Cabang Kendari.
Tak hanya beraksi di Bank Sultra, mahasiswa Unsultra juga mendatangi kantor perwakilan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Sulawesi Tenggara.
Di hadapan OJK, mahasiswa secara resmi melaporkan Bank Sultra yang diduga telah bertindak sewenang-wenang terhadap nasabah. Hingga aksi berakhir, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank Sultra terkait tuntutan mahasiswa tersebut. (TIM)