Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Tembus 17 Ribu Per Dolar Amerika Bukan Tanda Ekonomi Menuju Krisis
Tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang sempat menyentuh level 17.000 per dolar Amerika Serikat memicu kekhawatiran di pasar keuangan.
Kondisi ini membuat sejumlah pihak menyoroti adanya risiko perlambatan ekonomi nasional.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mencerminkan perekonomian Indonesia sedang menuju krisis seperti yang terjadi pada tahun 1998. Menurutnya, ekonomi nasional justru masih berada dalam fase ekspansi dan belum menunjukkan tanda-tanda perlambatan yang signifikan.
Pemerintah menyatakan akan terus menjaga daya beli masyarakat dan memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tetap terakselerasi di tengah tantangan global. Purbaya juga mengimbau para investor di pasar saham agar tidak terlalu khawatir terhadap fluktuasi yang terjadi, mengingat fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai masih cukup kuat.