Mensesneg Bantah Isu Reshuffle Kabinet Merah Putih
Istana Kepresidenan buka suara terkait beredarnya isu perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan hingga saat ini belum ada pembahasan mengenai reshuffle besar-besaran di tubuh kabinet.
Meski demikian, istana membenarkan adanya kekosongan jabatan Wakil Menteri Keuangan usai Thomas Djiwandono terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menepis kabar burung terkait adanya perombakan jajaran menteri Kabinet Merah Putih pada hari ini.
Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore, Prasetyo menyebut bahwa dinamika yang terjadi saat ini bukanlah bentuk reshuffle, melainkan perubahan penugasan pejabat negara.
Hal ini merespons terkait status Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono usai lolos uji kelayakan dan kepatutan DPR RI menjadi Deputi Bank Indonesia.
Sebelumnya, dalam uji kepatutan calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, DPR RI telah menyetujui Thomas Djiwandono untuk menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2026 hingga 2031. Thomas akan menggantikan Juda Agung yang mengundurkan diri.
Peralihan tugas ini menyebabkan satu posisi Wakil Menteri Keuangan menjadi kosong. Namun, Mensesneg memastikan bahwa pelantikan pengganti Wamenkeu tidak dilakukan pada hari ini.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan masih mempertimbangkan sosok yang tepat untuk mengisi kursi Wamenkeu tersebut. Kriteria utama adalah sosok yang pantas dan mampu menjalankan tugas berat di sektor keuangan negara. Pemerintah saat ini masih menunggu rampungnya seluruh proses administrasi pengangkatan Deputi Gubernur Bank Indonesia sebelum menentukan pengganti di Kemenkeu. (PTR)