Mensesneg Soal Presiden Bertemu 1.200 Dosen dan Rektor
Presiden kembali menggelar pertemuan strategis dengan berbagai pihak untuk memperkuat fondasi bangsa.
Sebanyak 1.200 rektor dan guru besar dari seluruh Indonesia diundang ke istana untuk berdiskusi terkait tantangan geopolitik hingga strategi menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menegaskan, pertemuan ini adalah bagian dari agenda besar pemerintah dalam menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan.
Presiden Prabowo Subianto menggelar komunikasi intensif dengan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.
Agenda ini bukanlah bentuk pemanggilan formal, melainkan ruang diskusi terbuka antara Kepala Negara dengan para guru besar. Tujuannya adalah untuk menyampaikan update terbaru mengenai kondisi negara serta menyalurkan visi besar pemerintah kepada dunia pendidikan.
Hal ini diungkapkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada awak media di Istana Kepresidenan, sebelum dimulainya pertemuan Presiden dengan rektor dan guru besar.
Menteri Sekretaris Negara menambahkan bahwa pendidikan merupakan faktor kunci dalam mencapai target-target prioritas. Selain fokus pada swasembada pangan dan energi, pemerintah menyadari bahwa sumber daya manusia adalah mesin utama pembangunan.
Lewat pertemuan ini, Presiden ingin memastikan adanya kesinambungan antara kebijakan pusat dengan penyiapan SDM di kampus-kampus. (PTR)