Musrenbang Landak: Pilih Program Paling Mendesak Berdampak Besar
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Landak untuk penyusunan RKPD Tahun 2027 digelar di tengah tekanan efisiensi anggaran.
Adanya pemotongan dana transfer ke daerah memaksa pemerintah menentukan skala prioritas secara lebih ketat. Lantas, program apa yang menjadi fokus utama? Berikut informasinya.
Musrenbang Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, digelar di aula besar kantor bupati pada Senin pagi (6/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun arah pembangunan tahun 2027 di Kabupaten Landak.
Namun, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Musrenbang kali ini dihadapkan pada kondisi anggaran yang terbatas. Pemotongan dana transfer ke daerah dan kebijakan efisiensi nasional membuat pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan program prioritas.
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Kristantus Kurniawan, menegaskan bahwa Musrenbang menjadi momen penting untuk memastikan setiap program yang diusulkan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat luas, terutama di sektor infrastruktur.
“Fokus utama hari ini adalah Musyawarah Perencanaan Pembangunan untuk menggali aspirasi dan menyusun program berdasarkan skala prioritas.
Memang kondisi saat ini jauh dari sempurna karena ada pemotongan TKD dan efisiensi anggaran. Karena itu, anggaran yang ada harus dimanfaatkan secara maksimal dan tepat sasaran, terutama untuk infrastruktur yang menyentuh kepentingan masyarakat,” ujar Kristantus.
Hal senada disampaikan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa. Ia menyebut keterbatasan anggaran membuat tidak semua aspirasi masyarakat dapat direalisasikan. Namun, pemerintah berkomitmen memilih program yang paling mendesak dan berdampak besar.
“Kami mengacu pada visi-misi, terutama infrastruktur, pelayanan publik, dan SDM. Namun dengan efisiensi anggaran yang besar, Musrenbang menjadi sangat krusial untuk menentukan prioritas.
Kami mohon maaf kepada masyarakat, tidak semua aspirasi bisa diakomodasi, namun dalam forum ini akan ditentukan program yang paling penting,” ungkap Karolin.
Pemerintah Kabupaten Landak berharap melalui Musrenbang ini, kebijakan pembangunan yang dihasilkan tetap efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.