PDIP Kalbar Targetkan Konsolidasi Organisasi Hingga Tingkat Ranting Tuntas Sebelum Rakerda
DPD PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat menargetkan konsolidasi organisasi partai hingga ke tingkat ranting dan anak ranting dapat selesai sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang direncanakan digelar pada Juni 2026.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar yang juga Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, dalam pertemuan internal partai yang digelar di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Pontianak, Minggu (1/3/2026). Lasarus menjelaskan, konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama partai setelah struktur kepengurusan di tingkat DPD, DPC, dan PAC terbentuk. Selanjutnya, partai akan memperkuat struktur hingga ke tingkat ranting dan anak ranting di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
“Kami akan melaksanakan konsolidasi organisasi sebagai langkah penguatan partai. Setelah struktur DPD, DPC, dan PAC terbentuk, selanjutnya kita fokus membentuk ranting dan anak ranting di seluruh Kalimantan Barat,” ujar Lasarus. Menurutnya, kegiatan konsolidasi lanjutan akan dilaksanakan setelah perayaan Idulfitri. Seluruh pengurus partai diwajibkan terlibat aktif dalam proses tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab organisasi.
Untuk mempercepat proses konsolidasi, DPD PDI Perjuangan Kalbar juga membagi tugas kepada seluruh pengurus untuk menjadi pengampu di masing-masing kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Langkah ini dilakukan agar penguatan struktur partai di tingkat kecamatan dapat berjalan optimal. Pelantikan kepengurusan anak cabang nantinya akan dilaksanakan secara bergilir di masing-masing kabupaten dan kota.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya yang juga kader PDI Perjuangan, H. Sujiwo, menegaskan bahwa PDI Perjuangan sebagai partai pelopor dan partai modern yang telah memiliki sertifikasi ISO menerapkan sistem kerja yang terukur dan profesional. Menurutnya, pada periode kepengurusan saat ini, partai akan menerapkan sistem reward and punishment bagi seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat DPD hingga anak ranting.
“Bagi kader dan pengurus yang berprestasi tentu akan diberikan apresiasi. Namun jika kinerjanya tidak maksimal, tidak memiliki militansi dan loyalitas yang jelas, maka akan dilakukan evaluasi,” tegas Sujiwo. Ia menambahkan, setelah konsolidasi struktur partai selesai, agenda berikutnya adalah penguatan badan dan sayap partai.
Selain agenda organisasi, PDI Perjuangan Kalbar juga menekankan pentingnya membangun ikatan emosional antara kader partai dan masyarakat. “Partai ini dibesarkan oleh rakyat. Karena itu, kader harus selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam suasana susah maupun senang,” pungkasnya.