Pedagang Daging Sapi Gelar Aksi Mogok Jualan
Para pedagang daging sapi di sejumlah pasar Jakarta menggelar aksi mogok berjualan dampak dari mahalnya harga daging sapi.
Imbasnya, sejumlah konsumen kesulitan mencari keberadaan daging sapi meski telah berkeliling ke pasar lainnya.
Pemandangan berbeda terlihat di los pedagang daging sapi di Pasar Jakarta, Kamis siang. Jika biasanya los pedagang ramai dengan aktivitas jual beli, namun pada hari ini seluruh lapak penjual daging sapi terlihat kompak menutup tempat usaha mereka.
Adanya aksi mogok pedagang sapi ini membuat sejumlah konsumen kesulitan mencari keberadaan daging sapi.
Johan salah satunya, pedagang sate padang ini mengaku kebingungan untuk mencari kebutuhan daging sapi yang akan disajikan di warung makannya. Akibat mogok pedagang sapi ini, dirinya terpaksa meliburkan dagangan sate padangnya.
Sementara itu, menurut salah seorang pedagang daging kambing menyebutkan bahwa rekannya sesama pedagang daging menyebut aksi mogok berjualan selama tiga hari digelar berdasarkan keresahan pedagang di tengah tingginya harga daging sapi karkas di tingkat distributor.
Jika pada momen lebaran tahun lalu daging karkas dijual seharga 107 ribu per kilo, namun kini harga tersebut naik hingga mencapai angka 115 ribu rupiah per kilogram.
Hal itulah yang membuat pedagang kebingungan lantaran tak bisa lagi menaikkan harga jual daging sapi yang kini telah menyentuh angka 140 ribu per kilogram.
Baik pedagang dan konsumen berharap pemerintah dapat kembali menstabilkan harga daging sapi di pasaran. (PTR)