Pelajar Daerah Bencana Ditarget Bersekolah Januari 2026
Pemerintah menargetkan para pelajar terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatra akan kembali bersekolah pada awal Januari 2026.
Hingga saat ini, sedikitnya 587 sekolah masih dalam proses pembersihan, dengan 3.274 fasilitas pendidikan rusak akibat bencana.
Pemerintah terus melakukan percepatan pemulihan bencana di wilayah Sumatra, salah satunya di sektor pendidikan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, menyatakan pemerintah telah mempersiapkan agar proses belajar mengajar di wilayah terdampak bencana Sumatra dapat kembali berlangsung pada awal Januari 2026.
Hingga saat ini, sedikitnya 587 sekolah masih dalam proses pembersihan. Sementara itu, 54 sekolah masih harus melaksanakan proses pembelajaran di tenda darurat.
Pratikno menambahkan, target tersebut disesuaikan dengan kalender pendidikan nasional. Kegiatan belajar mengajar semester genap umumnya akan berlangsung pada pekan kedua Januari.
Sebelumnya, data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah per 19 Desember 2025 mencatat sebanyak 3.274 fasilitas pendidikan rusak akibat bencana yang terjadi pada akhir November lalu. Bencana tersebut berdampak pada 276.249 siswa serta 25.936 guru dan tenaga kependidikan.
Pemerintah mempercepat pemulihan sekolah terdampak bencana agar kegiatan belajar mengajar segera kembali normal. Langkah pemulihan dilakukan melalui perbaikan fasilitas serta menyiapkan sarana pembelajaran sementara. (PTR)