Pembelajaran Jarak Jauh Imbas Cuaca Ekstrem
Sejumlah sekolah di Jakarta memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ. Kebijakan ini diambil akibat banjir di sejumlah wilayah karena cuaca ekstrem beberapa hari terakhir.
Sekolah Dasar Negeri Kenari 07 dan Sekolah Dasar Negeri Kenari 08 Jakarta Pusat memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh pada Jumat pagi. Sekolah yang biasanya ramai ini tampak sepi dari proses belajar mengajar.
Pemberlakuan Pembelajaran Jarak Jauh ini akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Jakarta. Sedikitnya ada 400 siswa yang melakukan PJJ di dua sekolah tersebut.
Meski menerapkan PJJ, guru dan tenaga didik yang akses menuju sekolahnya tidak terdampak banjir tetap harus masuk. Mereka memberikan pembelajaran secara daring, sementara siswa diharuskan mengisi absensi secara online.
Menurut Kepala Sekolah Dasar Negeri 07, Casrun, pemberlakuan PJJ dilakukan mulai hari Jumat tanggal 23 Januari hingga hari Rabu tanggal 28 Januari 2026. Hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Nomor 9 Tahun 2026 terkait pelaksanaan PJJ.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi hujan akan mengguyur Jakarta sepanjang hari Jumat, 23 Januari 2026. Hujan lebat dan sangat lebat dengan level siaga berpotensi terjadi di ibu kota dan sekitarnya. (PTR)