Pemprov DKI Terapkan 25-50 Persen ASN WFH, Jalanan Jakarta Tampak Ramai Lancar
Kebijakan WFH yang dimulai pada Jumat hari ini ternyata membawa dampak baik bagi kelancaran lalu lintas di ruas Jalan Sudirman hingga Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.
Kebijakan WFH bagi para ASN kementerian, lembaga, juga Pemprov Jakarta diberlakukan untuk meningkatkan efisiensi kerja di samping penghematan energi.
Beginilah suasana lalu lintas pada Jalan Sudirman hingga Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat saat hari pertama pemberlakuan Work From Home, Jumat 10 April 2026.
Suasana jalan tampak tetap ramai, namun lancar tanpa kemacetan dan tetap didominasi oleh kendaraan sepeda motor serta mobil.
Meski demikian, para pengendara masih menghadapi kesendatan kendaraan sedikit saat akan melewati Bundaran HI, di mana banyak pengendara yang berputar pada area ini.
Pemerintah Provinsi Jakarta sendiri telah mengikuti kebijakan WFH dengan skema proporsi minimal dua puluh lima persen dan maksimal lima puluh persen ASN pada setiap unit kerja.
Suasana ruang kerja di Balai Kota DKI Jakarta pada hari pertama WFH ini pun begitu terlihat dari banyaknya bangku kosong yang mewarnai lantai 20 ruang Badan Kepegawaian Daerah atau BKD.
Kebijakan WFH ini diteken pemerintah untuk menghemat energi di tengah naiknya harga minyak dunia akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.
Pemerintah menilai hal ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan efisiensi dalam budaya kerja, sehingga menjadi bagian dari transformasi budaya kerja nasional.