Penantian Berakhir, Layanan Cuci Darah RSUD Landak Resmi Terima Pasien BPJS
Setelah menunggu dalam waktu yang cukup lama, akhirnya layanan cuci darah di RSUD Landak resmi bisa digunakan oleh pasien BPJS Kesehatan.
Sebelumnya, warga terpaksa menempuh perjalanan jauh ke luar daerah demi mendapatkan terapi penyelamat nyawa ini. Kini, dengan rampungnya kerja sama antara pemerintah daerah dan BPJS, harapan baru pun terbuka bagi pasien gagal ginjal di Kabupaten Landak.
Setelah melalui proses panjang dan sempat terhambat masalah administrasi, layanan hemodialisis atau cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Landak kini resmi melayani pasien peserta BPJS Kesehatan.
Kehadiran layanan ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Bagaimana tidak, selama ini pasien gagal ginjal di Landak harus dirujuk ke luar daerah, yang tentu memakan biaya dan risiko fisik akibat perjalanan jauh.
Bupati Landak menegaskan fasilitas ini merupakan kebutuhan mendesak yang menyangkut kelangsungan hidup pasien, sehingga keberadaannya sangat krusial.
Meski telah beroperasi, pemerintah daerah menyayangkan lamanya proses birokrasi yang terjadi. Padahal, izin operasional dan kesiapan teknis rumah sakit telah terpenuhi sejak lama.
Ke depan, Pemda berharap koordinasi antar-lembaga dapat lebih selaras agar pelayanan kesehatan krusial tidak lagi terganjal oleh hal-hal administratif.
Dengan resminya layanan ini, diharapkan tidak ada lagi pasien yang kesulitan bertahan hidup hanya karena jarak fasilitas kesehatan yang jauh.