Penghormatan Terakhir Pegawai KKP Gugur di Pesawat ATR 42-500
Setelah diterbangkan dari Makassar, jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan yang tewas dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500 disemayamkan di Auditorium Madahihang Ahli Usaha Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Jenazah Deden kemudian dibawa ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat untuk dikebumikan.
Sejumlah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan penghormatan terakhir terhadap jenazah Deden Maulana, salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Penghormatan diberikan saat upacara pelepasan jenazah almarhum yang digelar di Auditorium Madahihang AUP Kelautan dan Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Selain pegawai KKP, pihak keluarga yang terdiri dari istri, anak, dan kerabat lain juga turut menghadiri acara penyerahan dan pelepasan jenazah.
Upacara penghormatan dan pelepasan jenazah Deden Maulana dipimpin oleh Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Pung Nugroho. Mewakili pemerintah, Pung menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.
Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan kenaikan pangkat satu tingkat kepada almarhum, dan juga beasiswa kepada anak almarhum. Setelah prosesi upacara selesai, peti jenazah kemudian diusung menuju ambulans untuk diberangkatkan ke Garut, Jawa Barat, karena akan dikebumikan di kampung halamannya. (FZR)