Pengiriman Kargo di Bandara Soetta Naik 23 Persen
Menjelang Lebaran 2026, pengiriman kargo di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mengalami peningkatan signifikan.
Arus pengiriman kargo ini didominasi oleh sektor utama berupa layanan paket ekspor dan aktivitas e-commerce untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat menyambut hari raya.
Pengiriman kargo di Bandara Soekarno-Hatta terpantau terus merangkak naik sejak awal hingga mendekati puncak musim mudik Lebaran.
Peningkatan aktivitas logistik ini mencerminkan tingginya konsumsi masyarakat serta geliat perdagangan internasional melalui jalur udara di gerbang utama Indonesia tersebut.
Direktur Niaga PT Garuda Indonesia, Reza Aulia Hakim, menyebutkan bahwa volume pengiriman kargo meningkat hingga 23 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari lalu.
Komoditas yang mendominasi pengiriman ini meliputi paket ekspor serta produk-produk belanja daring yang dipesan khusus untuk keperluan perayaan Lebaran.
Reza menjelaskan bahwa pengiriman kargo ekspor mengalami kenaikan drastis sebesar hampir 50 persen.
Sementara itu, untuk pengiriman domestik, tercatat tingkat keterisian atau occupancy rate kargo juga menunjukkan tren positif dengan angka mencapai 80 persen dari kapasitas yang tersedia di setiap penerbangan.
Beberapa wilayah yang menjadi tujuan utama pengiriman kargo domestik antara lain Medan, Pontianak, dan Batam.
Sedangkan untuk rute internasional, negara-negara yang menjadi tujuan utama pengiriman kargo ekspor adalah Jepang, Amerika Serikat, dan Arab Saudi sebagai pasar potensial produk Indonesia.
Peningkatan ini diharapkan terus berlanjut hingga pasca Lebaran seiring dengan pemulihan ekonomi dan kelancaran distribusi logistik nasional.
Pihak maskapai dan pengelola bandara memastikan kesiapan fasilitas pendukung guna menjamin paket kiriman sampai ke tangan konsumen tepat waktu tanpa kendala teknis.