Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Calon Deputi Gubernur BI ke DPR
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, resmi dicalonkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Langkah ini diambil menyusul pengunduran diri Deputi Gubernur sebelumnya, Juda Agung. Presiden Prabowo Subianto dikabarkan telah mengirimkan surat presiden ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk proses uji kelayakan.
Nama Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, kini menjadi sorotan utama. Ia dipastikan menjadi salah satu kandidat kuat untuk mengisi jabatan strategis di bank sentral, yakni sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin siang. Thomas akan menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Juda Agung, yang telah mengajukan surat pengunduran diri.
Presiden Prabowo Subianto dilaporkan telah mengirimkan surat presiden atau surpres kepada DPR RI terkait calon pengganti Juda Agung. Meski Mensesneg tidak merinci seluruh nama, Mensesneg membenarkan bahwa terdapat tiga nama yang diajukan dalam surpres tersebut.
Thomas Djiwandono, yang akrab disapa Tommy, merupakan sosok kepercayaan Prabowo di bidang ekonomi. Jika terpilih, Tommy akan bertransisi dari otoritas fiskal di Kementerian Keuangan ke otoritas moneter di Bank Indonesia.
Sesuai prosedur, setelah DPR menerima surat presiden, komisi terkait akan segera menjadwalkan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
Proses ini dilakukan untuk melihat visi dan misi para calon dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah serta kebijakan moneter nasional di tengah tantangan ekonomi global.
Publik kini menanti siapa dua nama lainnya yang akan bersaing dengan Thomas Djiwandono untuk menduduki kursi Deputi Gubernur Bank Indonesia tersebut. (PTR)