Presiden Prabowo Undang Tokoh Ormas Islam dan Ulama ke Istana
Presiden Prabowo Subianto mengundang para ketua umum organisasi masyarakat Islam, pengasuh pondok pesantren, hingga mubalig ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis sore.
Acara silaturahmi yang dibalut dengan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah atau umara dengan para ulama.
Suasana di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis sore tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah tokoh agama dan pimpinan organisasi masyarakat Islam mulai berdatangan untuk memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto.
Terlihat Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Ketua MUI Bidang Penanggulangan Bencana, Nusron Wahid, tiba di kompleks Istana. Ia hadir bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar. Dalam keterangannya sebelum memasuki area Istana, Anwar Iskandar menyebutkan bahwa kehadirannya adalah untuk memenuhi undangan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama.
Meski belum bisa membocorkan agenda khusus di dalam pertemuan tersebut, Anwar berharap akan ada sesi tukar pikiran antara Presiden dan para ulama. Menurutnya, komunikasi yang harmonis antara pemimpin negara dan tokoh agama sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas bangsa.
Selain agenda silaturahmi, Ketua MUI ini juga menyinggung situasi global yang sedang bergejolak, khususnya konflik yang terjadi di wilayah Timur Tengah. Para ulama berharap konflik internasional tersebut tidak memberikan dampak buruk bagi perekonomian nasional. Masyarakat diharapkan tetap tenang sambil menunggu langkah-langkah strategis dari pemerintah dalam menyikapi dinamika global tersebut.