Program MBG 100 Ribu Lansia dan 36 Ribu Penyandang Disabilitas
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan program Makan Bergizi Gratis untuk 100 ribu lansia dan 36 ribu penyandang disabilitas akan berjalan pada awal tahun ini.
Untuk memudahkan para penerima manfaat menyantap makanan bergizi gratis tersebut, pemerintah akan menyiapkan tenaga pengasuh yang diberi upah sebesar 3 juta rupiah per bulan.
Sukses dengan program Makan Bergizi Gratis untuk para siswa sekolah, pemerintah terus mengembangkan program tersebut dengan memberikan MBG khusus bagi ibu hamil dan balita.
Kini, transformasi MBG kembali dilakukan dengan pemberian Makan Bergizi Gratis bagi kaum lansia dan penyandang disabilitas.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul memastikan program Makan Bergizi Gratis untuk lansia dan kaum difabel akan mulai dijalankan pada awal tahun ini. Saat ini, pemerintah masih melakukan pengkajian untuk menyiapkan para tenaga pengasuh.
Dengan upah yang dibayarkan pemerintah sebesar 3 juta rupiah per bulan, pengasuh akan ditugaskan untuk mendampingi para lansia dan kaum difabel penerima manfaat agar lebih mudah saat menyantap makanan.
Perlu diketahui, pemerintah menargetkan 100 ribu lansia dan 36 ribu penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat program MBG mulai tahun 2026.
Kedua kelompok tersebut rencananya akan mendapatkan MBG dua kali sehari, pagi dan siang hari, yang akan didistribusikan langsung ke rumah-rumah dan panti jompo.
Sebagai perbandingan, total penerima manfaat program MBG secara keseluruhan, termasuk anak sekolah, balita, dan ibu hamil, mencapai 55 juta orang pada awal tahun 2026, dengan target perluasan hingga 82,9 juta orang. (FZR)