Protes dan Tangis PKL Warnai Razia Kawasan Cempaka Putih, Petugas Beri Kartu Kuning Cabut Pentil Ban
Aksi protes hingga isak tangis mewarnai razia pedagang kaki lima (PKL) yang digelar petugas gabungan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu siang (8/4).
Meski sempat terjadi ketegangan, petugas tetap memberi peringatan bagi pedagang yang masih nekat berjualan di atas trotoar maupun bahu jalan.
Seorang wanita pedagang kaki lima tak kuasa menahan emosi saat petugas meminta dirinya untuk merapikan dagangannya yang berada di atas trotoar Jalan Pramuka Sari, Cempaka Putih.
Bukannya menuruti perintah, pedagang ini justru terus memprotes petugas. Ia berkata lapak kecilnya merupakan satu-satunya sumber penghasilan menghidupi keluarga.
Walau menyadari telah melanggar aturan, ia berharap Pemprov DKI memberikan solusi nyata berupa tempat usaha layak serta bantuan modal.
Tak hanya di ruas Jalan Pramuka Sari, petugas juga menyisir ruas Jalan Percetakan Negara.
Di lokasi ini, sejumlah pedagang yang kedapatan masih berjualan di bahu jalan langsung diberikan kartu kuning, tanda peringatan keras agar tidak mengulangi pelanggarannya.
Selain PKL, petugas juga menyasar kendaraan roda dua yang parkir sembarangan di atas trotoar. Untuk memberikan efek jera, petugas pun melakukan tindakan cabut pentil ban di lokasi.