Ratusan Driver Gojek Cek Kesehatan Gratis Sebagai Langkah Pencegahan Dini
Ratusan driver Gojek melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pada Rabu kemarin.
Program yang telah berjalan satu tahun ini ditujukan bagi para mitra sebagai bentuk pencegahan dini, mengingat para pengemudi ojek online melakukan seluruh aktivitasnya di jalan dan membutuhkan kondisi kesehatan yang lebih ekstra.
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dari pemerintahan Prabowo-Gibran ini telah berjalan selama satu tahun.
Para mitra Gojek melakukan pemeriksaan di kantor Gojek, Jalan Kemang Timur, Jakarta Selatan, pada Rabu pagi. Pengecekan tersebut ditinjau langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
Menurut Teuku Riefky, rangkaian pemeriksaan yang meliputi pengecekan tinggi badan, tensi darah, kolesterol, gigi, mata, HRV, telinga, dahak, rontgen, hingga konsultasi dokter dapat menjadi langkah pencegahan dini yang efektif.
Mengingat para pengemudi online ini beraktivitas di jalanan, mereka sangat membutuhkan kesehatan yang prima untuk menunjang pekerjaan sehari-hari.
Riefky menyebut program kesehatan gratis ini telah dirasakan oleh lebih dari 70 juta penerima manfaat, di mana pada tahun ini ditargetkan mencapai 136 juta orang.
Saat ini, program CKG sudah lebih fleksibel; jika sebelumnya harus sesuai dengan tanggal kelahiran, kini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja karena banyak komunitas yang bekerja sama dengan Puskesmas setempat.
Salah satu pengemudi ojek online, Husni Iriadi, mengatakan program ini sangat bermanfaat karena ia dapat mengetahui kondisi kesehatan atau potensi penyakit lebih awal sebelum adanya gejala.
Ia berharap program ini ke depannya tidak hanya memberikan rujukan, tetapi juga obat-obatan secara langsung jika ditemukan hasil pemeriksaan yang kurang baik.
Diharapkan dengan satu tahun berjalannya program Cek Kesehatan Gratis ini, masyarakat dapat semakin merasakan manfaat yang diberikan pemerintah sehingga ke depan masyarakat akan lebih memperhatikan kondisi kesehatannya secara rutin. (JPM)