Realisasi Lifting Minyak 2025 Capai 605.300 Barel Per Hari
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mencatat realisasi produksi minyak mentah atau lifting migas sepanjang 2025 berhasil mencapai target 605 ribu barel per hari.
Pencapaian ini menjadi catatan positif setelah selama sepuluh tahun terakhir target lifting minyak tidak pernah tercapai.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan realisasi lifting minyak pada tahun 2025 mencapai 605.300 barel per hari.
Angka ini sedikit melampaui target APBN yang ditetapkan sebesar 605 ribu barel per hari. Capaian ini setara dengan 100,05 persen dari target yang dicanangkan.
Bahlil menyebut pencapaian tersebut menjadi yang pertama dalam satu dekade terakhir. Sebelumnya, target lifting minyak terakhir kali tercapai pada tahun 2008, saat produksi Blok Cepu, serta pada periode 2015 hingga 2016.
Sementara itu, untuk lifting gas bumi, realisasi produksi sepanjang tahun 2025 mencapai 951,8 MBOPED. Angka ini masih berada di bawah target APBN 2025 yang dipatok sebesar 1.005 MBOPED.
Kementerian ESDM menegaskan sepanjang tahun 2025 Indonesia tidak melakukan impor gas. Seluruh produksi gas dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri dan sebagian diekspor, dengan tetap menjaga keseimbangan antara suplai dan permintaan. (PTR)