Respon Sekretaris Kabinet Soal Viral Saiful Mujani
Jagad media sosial kembali ramai dengan beredarnya potongan video pernyataan pengamat politik Saiful Mujani, yang dinarasikan mengajak masyarakat untuk menjatuhkan pemerintahan yang sah.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya merespons santai dan menyebut bahwa pihak Istana saat ini sedang fokus pada hal-hal strategis negara.
Dalam potongan video dari pendiri lembaga survei SMRC tersebut, Mujani menyinggung peristiwa Reformasi 1998 dan menyebutkan bahwa perubahan besar hanya bisa dilakukan jika rakyat “turun tangan”.
Narasi yang beredar kemudian mengaitkan hal tersebut sebagai ajakan untuk menggulingkan pemerintahan. Menanggapi kegaduhan ini, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan komentar singkat saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Dengan nada santai, Teddy mengaku belum melihat atau mengetahui secara pasti apa yang disampaikan oleh Saiful Mujani.
Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya maupun Presiden Prabowo Subianto sedang disibukkan oleh agenda negara yang sangat padat.
Pernyataan Saiful Mujani ini sebelumnya terlontar dalam acara halalbihalal pengamat yang digelar pekan lalu.
Mujani menyatakan bahwa MPR tidak akan menurunkan Soeharto pada tahun 1998 jika bukan karena tekanan rakyat dan mahasiswa.
Tak hanya pihak Istana, pernyataan ini juga memantik reaksi keras dari eks Kepala PCO, Hasan Nasbi. Melalui unggahan di media sosialnya, Hasan menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pernyataan seniornya tersebut.
Di sisi lain, Saiful Mujani telah memberikan klarifikasi. Ia menolak jika ucapannya dikaitkan dengan tindakan makar. Menurutnya, apa yang disampaikan adalah bentuk sikap politik atau political engagement di hadapan publik, bukan sebuah upaya inkonstitusional.
Meski telah dibantah, potongan video ini terlanjur menjadi bola panas di tengah masyarakat. Namun, pihak Istana memilih untuk tidak ambil pusing dan tetap berfokus pada tata kelola pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.