Sanggau Masih Rawan Karhutla, Curah Hujan Rendah Diprediksi Sampai 10 Februari
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran agar tidak memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Terlebih saat ini wilayah Kabupaten Sanggau masih mengalami curah hujan rendah yang mengakibatkan lahan kering dan rawan Karhutla.
Menurut prakiraan BMKG yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sanggau, curah hujan rendah masih akan terjadi di wilayah sekitaran Kabupaten Sanggau sejak tanggal 1 sampai 10 Februari 2026. Hal tersebut mengakibatkan lahan kering dan rawan terjadi kebakaran.
Untuk antisipasi kebakaran hutan dan lahan, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Sanggau, Kristian Hendro, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu terjadinya Karhutla.
Hendro juga meminta perusahaan, baik itu perkebunan, pertambangan, dan lainnya, agar mengaktifkan patroli darat dan melakukan pengecekan di wilayah konsesinya masing-masing.
Untuk memastikan penanggulangan secara cepat terhadap Karhutla, tim BPBD Sanggau bersama tim gabungan terus melakukan monitoring dan patroli di wilayah-wilayah rawan. Pemerintah Kabupaten Sanggau juga telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati tentang pencegahan dan kesiapsiagaan antisipasi Karhutla. (TEO)