Sawah Kembali Ramai, Petani Landak Serentak Masuk Musim Tanam Gadu
Memasuki musim tanam tahun dua ribu dua puluh enam, petani di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mulai mempercepat proses penanaman padi.
Langkah ini diambil guna memanfaatkan ketersediaan air agar hasil panen tetap optimal. Pemerintah daerah pun mengimbau petani untuk menjaga siklus tanam agar produktivitas pangan tetap terjaga.
Aktivitas di sejumlah kawasan persawahan di Kabupaten Landak kembali menggeliat. Sejak pagi hari, para petani mulai turun ke lahan untuk menanam bibit padi pada musim tanam gadu tahun ini.
Para petani diimbau untuk mempercepat masa tanam sejak awal April. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan padi dapat terjaga dengan memanfaatkan ketersediaan air yang masih cukup dari sisa musim hujan.
Momen tanam perdana yang dimulai sejak akhir Maret hingga Mei ini menjadi bagian krusial dalam siklus pertanian di Landak. Penentuan waktu tanam yang tepat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas padi nasional.
Selain kawasan sawah irigasi, para petani ladang juga dijadwalkan akan mulai membuka lahan pada pertengahan tahun mendatang. Seluruh pola tanam ini telah disusun secara terkoordinasi agar siklus produksi padi tetap berjalan dengan baik sepanjang tahun.
Dengan penerapan pola tanam yang serentak dan kompak, pemerintah daerah berharap hasil panen padi di Kabupaten Landak tetap terjaga, sekaligus mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri.