Sinergi Ekonomi Kerakyatan: BGN Dorong BUMDes dan Koperasi Kalbar Jadi Pemasok Utama Program MBG
Badan Gizi Nasional menggelar rapat koordinasi strategis guna memperkuat rantai pasok program Makan Bergizi Gratis atau MBG melalui pemberdayaan BUMDes dan koperasi di Kabupaten Kubu Raya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memastikan program nasional pemenuhan gizi tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal dengan melibatkan petani, peternak, hingga nelayan di Kalimantan Barat.
Berlangsung di aula Kantor Bupati Kubu Raya, Rapat Koordinasi Sinergi Ekonomi Kerakyatan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol. Sony Sonjaya.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga tiga hari ke depan ini memfokuskan pada penguatan peran BUMDes, koperasi, serta UMKM dalam mendukung rantai pasok pangan untuk program Makan Bergizi Gratis.
Wakil Kepala BGN, Irjen Pol. Sony Sonjaya, menegaskan bahwa program MBG adalah penggerak ekonomi kerakyatan yang multisektor.
Saat ini, program tersebut telah memberikan manfaat bagi ratusan ribu masyarakat dengan melibatkan sekitar dua ribu pemasok dari berbagai daerah.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyambut positif sinergi ini. Menurutnya, MBG harus menjadi bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045 dengan mengoptimalkan potensi pertanian dan perikanan lokal.
Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meminta seluruh OPD terkait untuk memastikan pasokan pangan seperti sayur-mayur, daging, dan telur dapat dipenuhi oleh produksi lokal Kubu Raya sendiri.
Dengan adanya kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan pemerintah daerah, program MBG diharapkan mampu menciptakan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Khatulistiwa.