Stok BBM Aman Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sanggau pada Senin, 16 Maret 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) mencukupi serta mengantisipasi keresahan masyarakat menjelang hari raya.
Susana Herpena menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, ia mengamati adanya antrean yang cukup panjang di SPBU hingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kondisi inilah yang mendorong pemerintah daerah untuk turun langsung ke lapangan guna mengecek kondisi riil stok BBM di tingkat pengecer resmi.
Di sela-sela sidak tersebut, Wakil Bupati sempat berdiskusi langsung dengan masyarakat yang sedang mengantre.
Ia mengimbau kepada warga agar tidak terjebak dalam fenomena panic buying, karena berdasarkan data yang ada, ketersediaan BBM di Kabupaten Sanggau masih dalam kategori aman dan mencukupi kebutuhan publik.
Menurut Susana Herpena, menjelang Idulfitri, kuota distribusi BBM justru ditambah sekitar 10 persen dari pasokan reguler.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak perlu mengantre secara berlebihan, apalagi sampai membawa jerigen yang dapat memicu kelangkaan semu di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Sanggau meminta warga untuk membeli BBM secukupnya sesuai dengan kebutuhan harian.
Pengawasan ketat akan terus dilakukan bersama pihak kepolisian guna memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan tidak ada praktik spekulasi yang merugikan kepentingan masyarakat luas di Bumi Daranante.
Langkah sidak ini diharapkan dapat mengurai kepadatan di SPBU dan memberikan rasa aman bagi para pengendara.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Pertamina guna menjamin kelancaran pasokan energi hingga seluruh rangkaian perayaan Idulfitri 2026 usai.