TNI-Polri Diminta Evaluasi Kinerja dan Jaga Kepercayaan Publik
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada TNI dan Polri dalam Rapat Pimpinan di Istana Merdeka.
Presiden menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan serta peningkatan kinerja dalam membantu masyarakat.
Di sisi lain, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, turut menanggapi dinamika tingkat kepercayaan publik terhadap institusi TNI.
Rapat Pimpinan TNI dan Polri yang digelar di Istana Merdeka menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk memperkuat sinergi.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa TNI dan Polri sudah berada di jalur yang tepat, namun tetap memerlukan evaluasi agar pelaksanaan tugas semakin berkualitas.
Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menyebut Presiden meminta agar hal-hal baik yang sudah berjalan terus ditingkatkan.
Fokus utama evaluasi meliputi penanganan bencana hingga dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat seperti masalah koperasi.
Sebagai bentuk apresiasi, Presiden juga memberikan penghargaan khusus bagi prajurit yang berdedikasi tinggi di daerah bencana, yang dapat berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Selain arahan Presiden, Kasad turut menanggapi hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan TNI sebagai lembaga paling dipercaya publik dengan angka 93 persen.
Meski mengalami penurunan tipis satu persen dibanding November 2025, Maruli menilai hal tersebut sebagai dinamika yang wajar.
Menurut survei, penurunan tersebut dikaitkan dengan isu perluasan peran TNI di luar fungsi pertahanan, seperti keterlibatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Namun, Jenderal Maruli membantah tegas adanya jabatan struktural aktif TNI dalam program sipil tersebut.
TNI menegaskan akan tetap fokus pada tugas utama di bidang pertahanan negara, sambil terus mendukung program pemerintah dalam koridor yang telah ditetapkan. (JPM)