Tumpang Tindih Aset! LSM LIRA Desak Pemkab Bengkayang dan Pemprov Kalbar Duduk Bersama
Kondisi sejumlah bangunan pemerintah yang mangkrak di Kabupaten Bengkayang kembali menuai kritik.
Salah satunya adalah gedung di kawasan BP 2 yang kini rusak parah setelah bertahun-tahun tak difungsikan.
LSM Lira menduga terbengkalainya aset ini akibat tersandung persoalan administrasi, di mana bangunan berdiri di atas tanah milik Pemprov Kalbar.
Kondisi fisik bangunan di kawasan BP 2 kini sangat memprihatinkan dengan kerusakan di sejumlah sisi. Perwakilan LSM Lira Bengkayang, Marbun, menyayangkan adanya miskoordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
Ia meminta kedua belah pihak segera duduk bersama untuk meluruskan status legalitas lahan agar gedung yang dibangun dengan uang negara ini bisa kembali dimanfaatkan untuk kepentingan publik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bidang Aset Kabupaten Bengkayang belum memberikan keterangan resmi terkait status jelas kawasan tersebut.